Walk and observe all day long in Singapore

Minggu kedua di bulan Maret saya berkesempatan mengunjungi Singapura. Negara kecil di kawasan Asia Tenggara yang telah berkembang pesat, jauh melebihi negara-negara tetangganya. Meskipun hanya menghabiskan waktu selama dua hari disana, saya punya kesempatan untuk belajar. Saya perhatikan gaya hidup masyarakatnya, infrastruktur dan teknologi yang mereka gunakan, serta pergerakan ekonomi mereka. Here are some facts about Singapore versi Nailul Husna :
1.   Penduduk Singapura terdiri dari orang-orang Melayu, Chinese, dan India dengan mata uang Dollar Singapura.
2. Aksen english yang mereka miliki sangat khas. Seperti perpaduan antara inggris melayu dan inggris chinese. Contoh “i dont know laa...you take it by yoursef” tapi nadanya seperti nada bahasa mandarin. So unique haha.
3.   Semua fasilitas umum yang ada disana dilengkapi dengan empat bahasa. Bahasa mandarin, melayu, india, dan inggris.
4. Ada banyak sekali turis mancanegara yang berkunjung ke Singapura. Ini menjadi salah satu subjek yang menggerakkan ekonomi mereka. Dan Singapura adalah negara yang sangat ramah dengan turis. So whenever you got lost, jusk ask any local people and they will kindly direct you.
5. Mereka juga punya fasilitas-fasilitas yang memudahkan turis seperti tourism card pass. Adalah kartu untuk berpergian menggunakan transportasi publik yang sudah terisi saldo sejumlah yang kita butuhkan. Jadi tidak perlu lagi bingung mengeluarkan koin dan dolar Singapura.
6. Transportasi publiknya sudah sangat terintegrasi. Untuk pergi kemanapun, dari ujung Singapura yang mana, ke ujung mana tinggal memilih mau menggunakan Bis, MRT atau taksi. Jadi sangat memudahkan kita yang ingin ngebolang ngalor ngidul ngetan ngulon ya.
7. Mereka sangat ramah terhadap difabel. Fasilitas umum bagi difabel sudah sangat sangat baik.
8. Tidak sulit menemukan makanan halal disana. They are really respect muslim community.
9.   Negara ini sangat ramah pejalan kaki.
10. Peraturan disana sangat ketat. Diantaranya aturan untuk tidak meludah sembarangan, tidak membuang sampah sembarangan, tidak makan dan minum di transportasi umum, tidak merokok kecuali di tempat yang memang diperbolehkan merokok. Jika melanggar, denda bisa mencapai 1000 dollar Singapura.
11. Mental penduduknya sudah mental negara maju. Ini poin yang paling ingin saya sampein sih. Mereka tidak menyerobot antrean, mempersilahkan penumpang di transportasi umum untuk keluar dahulu sebelum mereka sendiri masuk, senang menggunakan transportasi umum, nggak ngurusin urusan orang lain yang nggak penting, menyeberang jalan di jalur penyeberangan, daaan masih banyak lagi.
Poin-poin diatas saya buat bukan untuk bagus-bagusin negara orang aja yaa. Tapi untuk media pembelajaran kita. Tentu kita ingin negara Indonesia menjadi negara maju yang manusianya beradab kan? Nah kita mulai belajarlah dengan negara-negara tetangga yang sudah maju duluan. Kita ambil dan serap pembelajaran yang positif sebanyak banyaknya dan buang yang negatif. Mulai dari diri kita sendiri? Why not J

Komentar

Postingan Populer